Cerita Imam Al-Ghazali “Batu Bertuah”

Posted on 06/07/2011

0


 
Wahab bin Munabbih berkata, ” Suatu saat Nabi Isa a.s. melakukan perjalanan. dia ditemani seorang yahudi. dalam perjalanannya tersebut mereka membawa roti sebanyak tiga buah. Dua buah dibawa oleh si yahudi dan satu buah dibawa oleh Nabi Isa sendiri.Nabi Isa berkata kepada YAhudi, “kita makan saja sekarang. roti yang dibawa olehmu keluarkan untuk kita makan ‘si yahudi berkata, Boleh!’ ketika si yahudi ini mengetahui bahwa Nabi Isa membwa satu roti dan dia membawa dua, ia merasa ada ganjalan.

“sebelum acara makan dimulai, Ia melakukan Shalat terlebih dahulu. sedangkan kwannya itu pergi ke tempat yang agak jauh dari Isa ayang sedang Shalat. di tempat tersebut si yahudi memakan satu roti. ketika isa sudah selesai melakukan shalatnya, si yahudi mengeluarkan makanan yang dibawanya. Isa bertanya kepada si yahudi, “mana roti yang satunya lagi?” si yahudi berkata, Roti yang mana? Nggak ada lagi kecuali yang satu roti ini!” maka Isa pun mengeluarkan roti yang dibawanya dan serta menyantapnya beitu juga kawannya di yahudi tersebut. ia menyantap roti yang tinggal satu-satunya itu. setelah selesai makan keduanya berangkat untuk meneruskan perjalanan. mereka berdua sampai ke sebuah pohon. Isa berkata, “bagaimana kalau kita menginap di bawah ohon ini sampai pagi?” si yahudi menjawab”boleh!”

“keduanya tidur dibawah pohon tadi. ketika waktu pagi tiba, mereka berangkat untuk meneruskan perjalanannya. Ditengah perjalanan mereka bertemu orang buta. Isa berkata kepada orang buta tersebut,”Bagaimana kalau saya mengobatimu supaya Allah SWT mengembalikan lagi penglihatanmu apakah engkau mau bersyukur kapada-Nya?” Orang buta tadi menjawab, “ya, saya akan Bersyukur.” Isa mengusap mata orang buta ini dan berdoa aKepada Allah Sehingga ia dapat melihat. Isa berkata kepada siyahudi itu, Demi Dzat yang telah memperlihatkan kepadamu bagaimana orang buta menjadi melihat, di kemanakan roti itu?”si yahudi berkata,”Demi Tuhan, roti itu hanya satu.” Isa terdiam dan tidak komentar apapun.

Selanjutnya keduanya meneruskan perjalanan. Tiba-tiba mereka melihat sekelompok rusa yang sedang merumput. Isa memanggil seekor Rusa lalu menyembelihnya. setelah itu isa mengambil sebagian dagingnya lalu dibakar setelah matang, mereka berdua memakannya. selesai makan daging rusa bakar tadi, Isa aberkata kepada daging rusa tadi ” Dengan izin Allah, berdirilah engkau!” maka rusa yang telah disembelih tadi berdiri dan bangun serta pergi. si yahudi sangat heran dan kaget Ya Tuhan, aneh sekali!” Isa Berkata, Demi Dzat yang telah memperlihatkan kepada mu suatu tanda kebesaran ini kepadamu, siapa yang memakan roti yang ketiga?” Si yahudi pun menjawab sama seperti yang tadi “saya hanya Membawa satu Roti.”